NEWS UPDATE

Yayasan LKI Kita Buka Layanan Rehab Rawat Jalan ODHA Bekasi mendung menuju hujan PUSKESMAS PENGASINAN UNTUK LAYANAN PADA MASYARAKAT SEMENTARA PINDAH KE BELAKANG GEDUNG KARENA SEDANG DI RENOVASI Warga bekasi lebih pagi kalau mengurus NPWP

BERITA KHUSUS

Situasi Gawat, Sandera Malaysia Takut Dipenggal Abu Sayyaf Jika Tak Ditebus

Administrator | Kamis, 28 April 2016 - 14:30:14 WIB | dibaca: 1866 pembaca

SERAWAK - Seorang warga Malaysia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah memberitahu keluarganya bahwa situasi sangat gawat. Dia takut dipenggal jika uang tebusan tidak dibayar.
 
Wong Chie Ming, 55, ayah dari salah satu sandera asal Malaysia; Wong Teck Chi, mengatakan bahwa anaknya menghubunginya terakhir pada 18 April 2016. Menurutnya, anaknya dan sandera lainnya berada dalam situasi yang sangat berbahaya, di mana pesawat militer Filipina setiap saat menjatuhkan bom.
 
Kelompok Abu Sayyaf menuntut agar keluarga para sandera membayar uang tebusan sebelum 30 April 2016 atau mereka semua akan dipenggal.
Ayah sandera itu mengaku anaknya telah menghubunginya empat kali.
 
Empat warga Malaysia Wong Teck Pang, 31, Wong Teck Chi, 29, Johnny Lau Jung Hien, 21, dan Wong Hung Sing 34, diculik dari kapal tunda mereka oleh orang-orang bersenjata dari kelompok Abu Sayyaf di dekat Pulau Ligitan, Semporna pada 1 April2016.


"Orang-orang bersenjata telah memberi kita (waktu) sampai akhir bulan ini untukmengeluarkan uang tebusan. Kami sangat khawatir sekarang karena kita tidak bisa memenuhi uang yang diminta oleh mereka,” kata Wong Chie Ming, tanpa menyebut nominal uang tebusan itu.


Dalam percakapan, anaknya dengan suara gemetar bertanya sudah sejauh mana pengumpulan uang untuk menebus dia dan saudara-saudaranya. ”Jika Anda gagal untuk mendapatkan banyak uang, mereka akan memenggal kepala kita semua, kataWong Teck Chi kepada ayahnya.
 


Ketika dikunjungi oleh politikus Partai Barisan Nasional (BN) di Sibu, keluarga para sandera mengatakan sikap penculik tidak goyah sehingga membuat para sandera takut.
 
Percakapan antara Wong Teck Chi dan ayahnya telah dicatat dan dibagikan secara luas melalui situs media sosial seperti WhatsAppWeChat dan Facebook.


Anehnya, menurut ayah Wong Teck Chi, seperti dikutip Iquirer, Kamis (28/4/2016), para penculik tidak memberitahu bagaimana untuk menyerahkan uang tebusan.
 
Kerabat perempuan dari sandera asal Malaysia itu yakin para penculik akan memaksasandera untuk menghubungi keluarga dalam dua hari ini.
Ada empat warga Malaysia yang disandera kelompok Abu Sayyaf. Selain itu, 14 warga Indonesia juga disandera oleh kelompok yang diduga juga dari faksi Abu Sayyaf.
 
Ketua Menteri Sarawak, Adenan Satem, mengatakan pemerintah negara bagian akan membantu keluarga dari empat sandera asal Sarawak yang diculik oleh Abu Sayyaf di Filipina selatan. 


(mas)
dibaca 1










Komentar Via Website : 42
Cara Pemesanan Gamat Emas Kapsul
01 November 2017 - 15:21:28 WIB
terima kasih, silahkan mampir di web kami https://goo.gl/jjGr4G | http://bit.ly/2wGo7tr | http://ow.ly/sG5f30ggLkB
Cara Pemesanan Gamat Emas Kapsul
01 November 2017 - 15:28:40 WIB
terima kasih, silahkan mampir di web kami https://goo.gl/jjGr4G | http://bit.ly/2wGo7tr | http://ow.ly/sG5f30ggLkB
Tanda Dan Gejala Keputihan Tidak Normal Pada Wanit
21 November 2017 - 09:36:06 WIB
Tanda Dan Gejala Keputihan Tidak Normal Pada Wanita >> http://goo.gl/L7TKwt
Obat Darah Tinggi Di Apotik Kimia Farma
04 Desember 2017 - 10:54:32 WIB
Obat Darah Tinggi Di Apotik Kimia Farma

http://goo.gl/tDR7LD
Harga Speaker Aktif Simbadda
25 Desember 2017 - 19:54:16 WIB
Harga Speaker Aktif Simbadda
cara mengobati polip rahim
17 Januari 2018 - 14:11:31 WIB
terimakasih banyak https://goo.gl/xM6CAG
Mengenal Marketing Internet
26 Januari 2018 - 14:50:47 WIB
Sangat Bermanfaat Untuk Belajar Internet >>>>> http://goo.gl/48BVWd
Mengenal Marketing Internet
26 Januari 2018 - 14:53:42 WIB
Sangat Bermanfaat Untuk Belajar Internet >>>>> http://goo.gl/48BVWd


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)