NEWS UPDATE

Yayasan LKI Kita Buka Layanan Rehab Rawat Jalan ODHA Bekasi mendung menuju hujan PUSKESMAS PENGASINAN UNTUK LAYANAN PADA MASYARAKAT SEMENTARA PINDAH KE BELAKANG GEDUNG KARENA SEDANG DI RENOVASI Warga bekasi lebih pagi kalau mengurus NPWP

BERITA KHUSUS

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth

Obat Anestesi Bermasalah BPOM Cabut Izin Edar Buvanest, Kalbe Hentikan Produksi Larutan Injeksi

Administrator | Rabu, 18 Februari 2015 - 11:16:06 WIB | dibaca: 640 pembaca

Jakarta, Terkait dugaan salah label, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencabut izin edar Buvanest Spinal sejak Minggu (15/2). PT Kalbe Farma Tbk selaku produsen obat tersebut akan menghentikan sementara kegiatan produksinya.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PT Kalbe Farma Tbk, Irawati Setiady dalam jumpa pers di Hotel Akasia, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Selasa malam (17/2). Sebelumnya, Kalbe telah melakukan penarikan atas seluruh batch Buvanest Spinal.

"Kalbe akan menghentikan sementara kegiatan fasilitas produksi larutan injeksi sampai pemeriksaan selesai dan menghentikan pemasaran serta distribusi secara nasional produk Buvanest Spinal secara nasional," kata Irawati, seperti ditulis Rabu (18/2/2015).

Irawati mengatakan, Buvanest Spinal yang diduga bermasalah merupakan produk yang sangat spesifik dan hanya digunakan oleh dokter spesialis. Produk yang sudah 7 tahun diproduksi ini tidak dijual bebas dan saat ini proses penarikan masih berlangsung.

"Butuh waktu untuk bisa menarik dari seluruh Indonesia, terutama dari pelosok," kata Irawati.

Bersama Kementerian Kesehatan, BPOM telah melakukan investigasi atas dugaan salah label dalam proses produksi Buvanest Spinal. Investigasi dilakukan terkait kasus meninggalnya 2 pasien RS Siloam Karawaci usai pemberian injeksi Buvanest Spinal. Hasilnya akan dipublikasikan siang ini di Gedung Kementerian Kesehatan.










Komentar Via Website : 6
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)