NEWS UPDATE

Yayasan LKI Kita Buka Layanan Rehab Rawat Jalan ODHA Bekasi mendung menuju hujan PUSKESMAS PENGASINAN UNTUK LAYANAN PADA MASYARAKAT SEMENTARA PINDAH KE BELAKANG GEDUNG KARENA SEDANG DI RENOVASI Warga bekasi lebih pagi kalau mengurus NPWP

BERITA KHUSUS

Kepala BNNP Malut Tegaskan Dirinya Tak Bersalah dan Merasa Sedang Dizalimi

Administrator | Rabu, 20 April 2016 - 10:05:15 WIB | dibaca: 556 pembaca

Jakarta - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Maluku Utara Kombes Ely Djamaluddin menegaskan dirinya tak bersalah dan bebas dari narkoba terkait dengan keberadaanya di sebuah tempat karaoke yang sedang dirazia petugas. Dia mengatakan, keberadaannya di lokasi itu terkait dengan tugasnya sebagai Kepala BNNP Maluku Utara.

Ely mengatakan, dirinya sudah memberikan keterangan langsung kepada pihak BNN pusat terkait masalah itu. Dia juga mengaku, hingga Selasa (19/4) belum ada pemeriksaan lanjutan terkait masalahnya tersebut.

"Belum ada pemeriksaan dan saya tidak merasa bersalah. Saya sudah klarifikasi ke Kabag Humas BNN. Yang jelas saya sudah klarifkiasi," kata Ely saat berbincang dengan detikcom, Selasa (19/4/2016) malam.

"Apa saya tidak boleh memantau anak buah saya bertugas? Wajar dong kalau saya di lokasi itu. Lagian saya saat itu tidak sedang berada di dalam room karaoke atau sedang bersama perempuan," tambahnya.

Ely mengatakan, kebradaannya di sebuah tempat karaoke di kawasan Kota Ternate itu terkait dengan pekerjaannya sebagai Kepala BNNP Maluku Utara. Dia tidak sedang berpesta ataupun menggunakan narkoba di lokasi tersebut.

"Saya ini Kepala BNNP, yang memerintahkan anggota saya melakukan razia itu. Ini kan jelas ada surat perintahnya yang saya tandatangani sendiri pada 15 April 2016. Kemudian razianya itu pada tanggal 16 April 2016. Secara logika, mana mungkin saya berpesta ataupun menggunakan narkoba di tempat yang saya sudah tahu akan dirazia," jelas Ely.

Dia pun mengatakan, kasus yang dialaminya ini terkesan ada upaya pembunuhan karakter. Pasalnya, dikatakan Ely, dirinya kini telah mendaftar ke beberapa partai politik untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Maluku Tengah.

"Ini pembunuhan karakter. Saya mencium ini ada permainan kotor, karena takut saya ikut serta dalam Pilkada Maluku Tengah pada 2017 nanti. Jadi ini ada kesempatan. Jadi ini politik," kata pria yang dilantik sebagai Kepala BNNP Maluku Utara ini pada 20 April 2011 silam. 
(jor/aws)










Komentar Via Website : 5
Terapi Pengobatan Epilepsi Secara Tradisional
30 April 2016 - 09:30:02 WIB
Wah sangat menarik websitenya http://goo.gl/qwbEm7
Upin
20 November 2016 - 04:50:49 WIB
Situsnya keren abis... sama seperti punya kami hehe...
https://saksirku.com/jasa-seo.html | https://seodistro.com/
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)