NEWS UPDATE

Yayasan LKI Kita Buka Layanan Rehab Rawat Jalan ODHA Bekasi mendung menuju hujan PUSKESMAS PENGASINAN UNTUK LAYANAN PADA MASYARAKAT SEMENTARA PINDAH KE BELAKANG GEDUNG KARENA SEDANG DI RENOVASI Warga bekasi lebih pagi kalau mengurus NPWP

BEKASI TERKINI

Kapolres Bekasi 62 Karung Berisi Duit Asli Gagal Cetak yang Dihancurkan

Administrator | Sabtu, 13 Juni 2015 - 18:17:33 WIB | dibaca: 919 pembaca

Jakarta - Kapolres Bekasi Kota Kombes (Pol) Daniel Bolly Tifaona memastikan 62 karung plastik yang ditemukan di lahan kosong Jl Bhakti, Kelurahan Jatirahayu, Pondok Gede, berisi uang asli. Tapi uang ini merupakan hasil gagal cetak yang dihancurkan.

"Pihak Bank Indonesia sudah kita minta keterangan, mereka menyatakan itu uang asli namun tidak sempurna pencetakannya sehingga dihancurkan," kata Kombes Daniel saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/6/2015).

Dari keterangan pihak BI, duit gagal cetak memang dibuang ke Bantargebang, Bekasi. Pengantarannya dilakukan oleh pihak ketiga yang jadi rekanan BI. Karung plastik berisi 
potongan kecil disebut diantarkan pihak ketiga untuk dibuang pada 5 Juni 2015.

Namun karung plastik malah ditemukan di lahan kosong Jl Bhakti II RT 07/12 Kelurahan Jatirahayu, Pondok Gede. Diduga karung plastik sengaja dibuang karena akses TPA Bantargebang penuh pada 5 Juni.

"Kami sedang gali informasi apa uang sengaja dibuang di situ atau ada hal lain, kami selidiki. Yang pasti BI bilang potongan uang itu tidak bisa dipakai lagi, tidak bisa didaur ulang untuk dicetak," sambungnya. "Bentuknya ini sudah potongan kecil hancur, benar benar hancur karena ukurannya milimeter," sambungnya.

Polsek Pondok Gede sambung Kombes Daniel akan memanggil pihak ketiga yang mengantarkan karung plastik tersebut. 

Terkait penemuan ini, 3 orang saksi dimintai keterangan terkait penemuan karung plastik. Saksi menyebut sopir yang membuang karung tersebut bercirikan laki-laki tinggi sekitar 160 cm, kulit sawo matang, rambut lurus pendek dan perawakan sedang.

"Jumlah karung plastik warna putih yang diduga berisikan potongan uang pecahan kertas Rp 50.000 dan 100.000 yang diduga dipotong menggunakan mesin pemotong kertas, jumlah karung sekitar 62 karung. Kondisi potongan uang kertas dalam kondisi basah karena tersiram air hujan 3 hari yang lalu," tutur Kasubag Humas Polresta Bekasi, AKP Siswo terpisah.











Komentar Via Website : 2
Cipto
10 Oktober 2016 - 05:44:12 WIB
Ada banyak info bermanfaat disini, semoga terus update. Salam optimasi di http://seomurah.xyz/jasa-seo-mur
QnC Jelly Gamat
23 Desember 2016 - 16:38:35 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)