NEWS UPDATE

Yayasan LKI Kita Buka Layanan Rehab Rawat Jalan ODHA Bekasi mendung menuju hujan PUSKESMAS PENGASINAN UNTUK LAYANAN PADA MASYARAKAT SEMENTARA PINDAH KE BELAKANG GEDUNG KARENA SEDANG DI RENOVASI Warga bekasi lebih pagi kalau mengurus NPWP

BEKASI TERKINI

450 Pecandu Narkoba Kabur dari Pusat Rehabilitasi Vietnam

Administrator | Kamis, 14 April 2016 - 15:47:42 WIB | dibaca: 547 pembaca

Foto: AFP

Hanoi, - Sekitar 450 pecandu narkoba telah kabur dari sebuah pusat rehabilitasi di Vietnam. Sebagian telah berhasil ditemukan dan dibawa kembali ke pusat rehabilitasi.

Dalam insiden yang terjadi pada Rabu, 13 April malam waktu setempat, para pecandu narkoba tersebut menyerang para petugas, lalu memanjat tembok dan merobohkan gerbang utama di pusat rehabilitasi yang berada di provinsi Ba Ria Vung Tau, Vietnam selatan.

"Kami telah berhasil membawa kembali 150 pasien, sementara upaya pencarian tengah dilakukan untuk hampir 300 orang lainnya," tutur Le Thi Trang Dai, direktur departemen tenaga kerja provinsi setempat, seperti dikutip kantor berita AFP, Kamis (14/4/2016).

"Polisi juga tengah menyelidiki alasan di balik pelarian ini, mencoba memahami apakah ada seorang pemimpin di belakang insiden ini," ujar Dai.

Pemerintah komunis Vietnam menerapkan program perawatan bagi para pecandu narkoba di negeri. Program ini dinyatakan wajib bagi sekitar 140 ribu pecandu yang ada di Vietnam.

Atas insiden ini, otoritas setempat menyerukan para keluarga untuk membawa kembali para pasien yang kabur, sehingga mereka bisa menyelesaikan perawatan mereka.

Para pecandu narkoba diharuskan mengikuti perawatan di pusat-pusat rehabilitasi selama dua tahun. Program ini diterapkan Vietnam untuk menekan angka penggunaan narkoba yang meningkat, khususnya di kalangan kaum muda.

Sebelumnya, organisasi HAM, Human Rights Watch (HRW) mengecam kondisi di pusat-pusat rehabilitasi di Vietnam. Bahkan seorang pakar PBB telah merekomendasikan penutupan fasilitas tersebut.

Menurut HRW, pusat-pusat rehabilitasi tersebut merupakan "kamp kerja paksa" di mana para pasien tidak mendapatkan layanan kesehatan yang semestinya, bahkan kerap mengalami kekerasan fisik. 
(ita/ita)










Komentar Via Website : 3
QnC Jelly Gamat
23 Desember 2016 - 16:37:59 WIB
Obat Jantung Bengkak
03 Januari 2017 - 14:09:41 WIB
AwalKembali 1 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)